UPPKH KABUPATEN GUNUNGKIDUL - www.pkhgunungkidul.com
Mensos RI Tegaskan PKH Berbeda dengan PSKS - www.pkhgunungkidul.com DETAIL ARTIKEL Dipublish: 06 Januari 2016 09:01 WIB, - Dibaca : 7004 kali

Mensos RI Tegaskan PKH Berbeda dengan PSKS

Penulis : admin
Share :
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa secara langsung membagikan bantuan kepada penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Tengah.

     Bantuan dalam rangka paket kebijakan ekonomi tersebut, secara simbolis diterima langsung oleh keluarga Subimo, Minggu (13/9/2015), di Desa Pacul, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Setidaknya ada 51 keluarga yang menerima PKH di kecamatan tersebut.

     Kata Khofifah, pemberian kepada penerima manfaat PKH dilakukan secara langsung sekaligus untuk mengontrol bantuan agar dapat diterima langsung bagi penerima manfaat.

    "Saya ingin memastikan program dari pemerintah pusat sampai kepada penerima manfaat," kata Khofifah, di lokasi pemberian bantuan, Jawa Tengah, Minggu.

    Khofifah, memastikan bagi penerima manfaat PKH akan sampai ditangan penerima manfaat. Sebab, pencairan dana dilakukan dengan transfer. Selain itu kata dia, program bantuan bersyarat ini juga berbeda pencairannya dengan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS).

    "Ini beda dengan PSKS, kalau PKH menerima bantuan dengan syarat," ujarnya.

     Khofifah menjelaskan, bagi penerima PKH yaitu kondisi masyarakat dengan ekonomi terendah. Mereka kata Khofifah, akan menerima bantuan Rp500 ribu pertahun.

     Selain itu jika penerima manfaat PKH, hamil, maka akan ditambah Rp1 juta. Namun, pembagian dibagi menjadi 4 tahap.

     "Jadi kalau dia hamil, Rp500 ribu ditambah Rp250 ribu, total Rp750 ribu, jelasnya.

     Kemudian, jika dalam keluarga PKH mempunyai balita dan didaftarkan dalam PKH, maka balita tersebut juga mendapatkan Rp 1 juta. Kemudian jika anak sudah menginjak SD, maka juga mendapat bantuan Rp1 juta yang pembagian juga dibagi 4 tahap.

     Khofifah memastikan, PKH juga berbeda manfaatnya dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kata dia, penerima manfaat KIP dilakukan secara personal.

    "Maksimal tiga anak dalam setiap PKH," tukasnya.

Artikel lainya

 
Grocery
 
Grocery
 
PERTEMUAN USEP KM DESA NATAH KECAMATAN NGLIPAR
 
Indonesia Raih Penghargaan Social Protection dari FAO

Komentar artikel jurnal

Artikel Lain Kembali ke atas

UPPKH KABUPATEN GUNUNGKIDUL - www.pkhgunungkidul.com
Jl. KH Agus Salim No 125 Wonosari 55813 Gunungkidul, DI Yogyakarta
Copyright © 2019 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web design by : www.watulintang.com