UPPKH KABUPATEN GUNUNGKIDUL - www.pkhgunungkidul.com
Ono Dino Ono Upo - www.pkhgunungkidul.com

Ono Dino Ono Upo

DETAIL BERITA 23 Januari 2017 06:01 WIB,   Jurnalis: Rinawati,   Dibaca : 943kali
  Foto : artikel rinawati  
Share :

Ono dino ono upo. Begitulah pepatah jawa mengatakan. Sebuah optimisme akan hadirnya rizqi yang akan mencukupkan kebutuhan di hari itu dari Yang Maha Kuasa. Keyakinan ini mengalirkan energi luar biasa bagi masyarakat Jawa untuk menjalani  hari dengan penuh harapan. Demikian juga dengan warga Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul, khususnya peserta PKH  di Kecamatan ini pun memiliki keyakinan yang serupa. Hampir semua KSM peserta PKH di kecamatan dengan kondisi geografis  yang berbukit-bukit  ini adalah petani dan buruh tani. Hanya sebagian kecil saja yang berprofesi sebagai pedagang sedangkan sisanya adalah pembantu rumah tangga. Para petani ini menggarap lahan pertanian sawah tadah hujan sehingga sangat bergantung  pada curah hujan yang turun. Seperti halnya tahun ini, curah hujan di wilayah Girisubo tidak menentu bahkan di luar prediksi. Akibatnya, berimbas pada merosotnya hasil pertanian. Apalagi luasan lahan yang mereka miliki hanya sedikit. Walhasil, pendapatan mereka pun jauh berkurang. Pendapatan para petani dan buruh tani dapat dikatakan tidak menentu dan terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan keuangan yang cermat. Jika tidak, maka akan terjebak dengan hutang. Bahkan istilah gali lubang tutup lubang  sudah tidak sekedar menjadi slogan tapi sudah dipraktekkan dan menjadi kebiasaan. Untuk menghindari, mencegah dan menghilangkan kebiasaan gali lubang tutup lubang ini, Kementerian Sosial melalui UPPKH Kecamatan Girisubo menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang dilaksanakan tanggal 6 Juni 2016 di Bale Dusun Dompol, Desa Jerukwudel Kecamatan Girisubo. Dalam pelatihan ini, KSM peserta PKH dilatih untuk menyusun Anggaran Belanja Keluarga agar pengeluaran dapat terkendali sehingga pendapatan dan pengeluaran keluarga bisa seimbang. Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dilakukan sebulan sekali dengan membedah 4 modul. Pada Modul Pengelolaan Keuangan Keluarga ini nantinya terdiri dari 3 pertemuan. Materi yang akan dibahas di masing-masing pertemuan adalah Pengelolaan Keuangan Keluarga, Cermat Meminjam dan Menabung, serta memulai Usaha. Meskipun bertepatan dengan hari pertama puasa, ibu-ibu peserta PKH tetap mengikuti kegiatan pelatihan dengan antusias. Ini dilihat dari banyaknya pertanyaan, tanggapan maupun cerita permasalahan keseharian mereka. Istilahnya, curhat, begitu kata mereka. Dengan demikian, keyakinan “ono dino ono upo” dapat dibingkai dengan pengelolaan keuangan yang baik, sehingga hidup menjadi lebih terencana. Harapannya dengan adanya pertemuan ini mereka dapat mengelola keuangan dengan baik dan meningkatnya kesejahteraan hidup mereka. Pertemuan pun diakhiri dengan yel-yel bersama “uang tidak cukup.......ya diatur dooong.....”

By rince



Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas



UPPKH KABUPATEN GUNUNGKIDUL - www.pkhgunungkidul.com
Jl. KH Agus Salim No 125 Wonosari 55813 Gunungkidul, DI Yogyakarta
Copyright © 2019 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web design by : www.watulintang.com