UPPKH KABUPATEN GUNUNGKIDUL - www.pkhgunungkidul.com
PROFIL KELUARGA PKH IBU NGADIRAH KECAMATAN PALIYAN - www.pkhgunungkidul.com DETAIL RUBRIK 11 Maret 2016 10:03 WIB, oleh : admin, dibaca : 2291kali

PROFIL KELUARGA PKH IBU NGADIRAH KECAMATAN PALIYAN


Bagikan tautan :
Mbah Ngadirah menjadi peserta PKH bukan secara kebetulan akan tetapi karena beliau merawat Tumiyo yang cacat mental walaupun tidak parah, dan juga Yanto dan Budi, sedangkan kan ibu Tuminem menurut certia yang bersedar dulu adalah seorang pengemis di kota semarang, Anaknya ini juga adalah anak yang tidak jelas siapa ayah kandungnya. Tinggal di sebuah rumah ukuran 7 x 6 m yang merupakn hasil di uatkan oleh para tetangganya dengan hnaya berlantai tanah dan semua ruangan menyatu.

 

      KONDISI SEBELUM MENJADI PESERTA PKH

Budi wahyudi adalah anak yang pemalu dan setiap hari kerjanya mencari belalang, tanpa pernah mengerti sekolah, dan sesuai penuturan tetangganya mbah suminem “ niku – niku larene namung seneng dolan kok mas “ . bahkan pada waktu pertama kali saya dating ke tempatnya Budi ini malah bersembunyi. Dan ketika di tawari sekolah dia menjawab “ mboten”. Sampai beberapa kali kedatangan saya jawabanya tetap sama. Ada hal yang menarik dari si Budi ini yaitu ketika saya coba untuk mengajaknya menulis selalu saja angka 2 yang dia bisa.

       KONDISI SETELAH MENJADI PESERTA PKH

Setelah berkali kali saya datang kerumah Budi dan mengajaknya sekolah dan para tetangga sebelah bilang “ mboten mungkin mas niku nek purun sekolah” , akhirnya saya punya kesempatan untuk dapat mengajaknya ke daerah Wonosari ( pusat kota Gunungkidul) dan mengikuti kegiatan bimbingan dan motivasi .Akhirnya Si Budi dapat tumbuh rasa percaya dirinya lalu saya daftarkan ke sebuah sekolah negeri namun sayang karena tidak bisa mengikuti sekolah ini tidak amau menerimanya, beruntung ada salah satu sekolah swasta yang kebetualn mau menerimanya , “ saya nitip anak ini pak mungin ini akan menjadi beban di sekolah ini karena memang dia tidak pernah mau sekolah tadinya, akan tetapi jika tidak kita tolong maka mudah mudahan kelak di kemudian hari dia yang akan menolong kita”  pesan saya kepada pak sumiyar kepala SD tersebut. Yang menyambut dengan gembira “ Tugas saya menjadikan dia bisa mas, karena dia juga adalah warga kita”.

Awal sekolah Budi ini lucu hanya angka 2 yang dia bisa dan kadang menjahili temanya , akan tetapi sekarang Budi sudah kelas 5 dan ketika saya berkunjung kerumahnya Dia tetap selalu tersenyum malu. Ranking piro Bud Tanya saya “ Rangking terakhir pak “ jawabnya.

“ Rangking keri dewe ora pop o sik penting tetep rajin” jawab saya.


Komentar sosok

Tokoh Lain Kembali ke atas

UPPKH KABUPATEN GUNUNGKIDUL - www.pkhgunungkidul.com
Jl. KH Agus Salim No 125 Wonosari 55813 Gunungkidul, DI Yogyakarta
Copyright © 2019 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web design by : www.watulintang.com